banner 468x60

Polemik Iklan Jokowi-Ma’ruf, Timses Minta Perjelasan Citra Diri Ke Bawaslu

 politik
banner 468x60

Kubu pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran kampanye setelah iklan rekening dana kampanye mereka muncul di media massa. Dalam iklan itu, ditampilkan foto serta nomor urut pasangan Jokowi-Ma’ruf beserta slogannya.

BERITA TERKAIT

Agar kesalahan yg sama tidak terulang, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mendatangi Bawaslu RI bagi audiensi. Salah sesuatu yg ingin diperjelas ialah soal penjelasan citra diri dalam aturan kampanye.

Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir mengatakan kedatangannya ke Bawaslu buat silaturahmi dan bertukar keterangan mengenai peraturan kampanye. Hal ini perlu dikonsultasikan karena ada dua poin yg berubah dibandingkan aturan kampanye pada Pilpres 2014, salah satunya soal citra diri.

“Ini kan perlu kalian pelajari dan alhamdulillah hasilnya bagus ya. Kita jauh lebih mengerti, lebih bersiap dan yg terpenting adalah kalian komit bahwa Pemilu ini harus sesuai dengan peraturan yg ada. Dan kalian enggak ada maksudnya sedikitpun ingin melanggar peraturan,” jelasnya di Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (25/10).

Erick mengatakan, Jokowi sebagai capres juga sudah mewanti-wanti agar timses terus mengacu pada aturan. Karena itulah, pihaknya juga tiba ke Bawaslu sehingga ke depan tidak lagi terjadi pelanggaran.

“Kami tak ingin menciptakan konflik. Misalnya dengan tak menaati peraturan-peraturan yg ada. Message-nya sih itu tadi. Dan kami juga cukup banyak belajar ya,” ujarnya.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani menambahkan, pihaknya ingin memperjelas poin apa yg dimaksud dengan citra diri. Pemahaman timses dengan Bawaslu sebelumnya berbeda terkait citra diri ini.

“Mengenai citra diri itu tadi, kita memperjelas apa yg kalian pahami. Tadinya kan agak berbeda dengan yg jadi pandangan kami,” kata Sekjen PPP ini.

“Kami telah lebih dapat memahami pemahaman Bawaslu soal itu, apa yg jadi pendapat, pegangan Bawaslu,” tambahnya.

Selain soal citra diri, Arsul menyampaikan pihaknya juga meminta saran dari Bawaslu bagaimana caranya agar Jokowi yg yaitu capres petahana tidak dituding memakai fasilitas negara dalam berbagai kegiatan khususnya di akhir pekan.

“Bagaimana sebaiknya presiden meski itu di akhir pekan antara kegiatan beliau sebagai kepala pemerintahan, kepala negara, dengan sebagai paslon itu mendistingsinya bagaimana. Supaya nanti tak ada juga misalnya tuduhan memakai fasilitas negara dan semua macam. Tadi dengan bijak, dengan baik diberi arahan oleh Ketua Bawaslu,” terangnya.

Setelah audiensi ini, manajemen TKN Jokowi-Ma’ruf mulai ditata lebih baik di segala jajaran. “Kemudian yg berikutnya, yg kami sepakati bahwa TKN supaya komunikasi mudah, kalau ada surat panggilan, undangan, dan sebagainya juga lebih cepat dan efisien maka kalian menunjuk nanti LO TKN 01 di Bawaslu,” tutupnya. [ray]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/polemik-iklan-jokowi-maruf-timses-minta-perjelasan-citra-diri-ke-bawaslu.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply