banner 468x60

Keluar Karena Tak Cocok Dengan Pronata, Antasari Bentuk Garda Jokowi Di Solo

 politik
banner 468x60

Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, menggelar acara temu kangen di Gedung Sasana Krida Kusuma, Manahan, Solo, Kamis (20/9) petang. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan peserta yg sebagian besar yaitu simpatisan dan anggota Ormas Pronata (Projo Nawacita), salah sesuatu relawan pendukung Jokowi.

Antasari mengakui bahwa dia secara resmi sudah mengundurkan diri dari ormas tersebut. Sebagai gantinya, Antasari bersama dengan mantan anggota Pronata lainnya, membentuk ormas bernama Garda Jokowi. Acara deklarasi sedianya mulai dikerjakan di lapangan Kottabarat, namun karena mendapatkan penolakan warga, dipindahkan ke gedung indoor.

“Sejak hari ini tak lagi bergabung di Pronata, aku dan sejumlah teman-teman eks Pronta membuat organisasi massa baru dengan nama Garda, nama lengkapnya nanti,” ujar Antasari disela acara.

Antasari menuturkan, alasan keluar dari Pronata karena dirinya telah tak cocok lagi berada di ormas tersebut. Sebagai mantan ketua KPK, dia ingin tetap tegas dalam mengurusi lembaga masyarakat. Sebuah ormas menurutnya harus memiliki integritas dan jelas perkataan serta perbuatan.

“Dulu di Solo juga aku ikut deklarasi dan memberikan statemen mendukung salah sesuatu calon presiden. Saya tak menyebut nama karena belum masa kampanye, nanti aku melanggar Undang-Undang,” katanya.

Lebih lanjut Antasari menyampaikan, ormas Garda mulai berpusat di Kota Solo. Antasari menyebut dirinya sejak lalu merasa terpanggil dari Kota Solo bahkan sejak di penjara. Saat ini, masih kata Antasari, ormas Garda sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM.

“Ormas Garda ini memiliki kode etik dan sudah terbentuk pengurus Sementara. Ketua umumnya aku sendiri, Ketua Hariannya Henky Nartosabdo lalu juga di Pronata. Wakil ketua wilayah barat, Binsar Simatupang, wakil ketua wilayah tengah Natalia Kristina, wakil ketua wilayah timur Tony Lukas, sekretaris umum Baningsih Tedjokartono,” terangnya.

Ormas Garda, imbuh Antasari, juga memiliki sejumlah departmen, namun tak banyak. Karena menurut Antasari, lebih baik memiliki struktur yg kecil namyn kaya fungsi.

Setelah dari Solo, Antasari menambahkan, temu kangen juga mulai dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia. Mulai dari Lampung, Palembang, Jambi, Aceh, NTB, NTT serta lainnya. Dengan ormas tersebut, Antasari mengaku dapat lebih leluasa berbuat buat bangsa dan negara.

“Saya memilih jalur ini karena aku sekarang orang bebas tak terikat lembaga manapun. Jalur aku di sini karena ingin berbuat bagi bangsa dan negara,” pungkas dia. [ded]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/keluar-karena-tak-cocok-dengan-pronata-antasari-bentuk-garda-jokowi-di-solo.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply