banner 468x60

Anggota Komisi I Sebut Kunjungan Wantimpres Ke Israel Blunder Diplomasi Internasional

 politik
banner 468x60

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Abdul Kharis Almasyhari menilai kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf ke Israel bagi menghadiri konferensi hubungan Yahudi-Amerika, membuat blunder diplomasi politik internasional.

“Saya menyayangkan kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel, dengan alasan menghadiri undangan konferensi hubungan Yahudi-Amerika di Yerusalem Palestina,” kata Abdul Kharis Almasyhari seperti dilansir Antara di Jakarta, Rabu (13/6).

Menurut pandangannya, kunjungan Yahya mampu merusak jalan diplomasi Palestina yg sudah ditempuh Indonesia sejak lama. Apalagi, kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, Indonesia baru saja mendapat kepercayaan dipilih menjadi salah sesuatu anggota tak tetap di Dewan Keamanan (DK) PBB dan belum sempat bekerja.

“Kunjungan Yahya Staquf ke Israel, membuat Indonesia menjadi malu pada negara-negara yg memilih Indonesia,” katanya.

Abdul Kharis berharap, Presiden Joko Widodo bersikap tegas kepada Yahya yg dinilai sudah menyakiti Palestina dan negara-negara Islam. Sebab, menurutnya, posisi Yahya sebagai anggota Wantimpres membuatnya tak mampu begitu saja mengatasnamakan pribadi pada kunjungan tersebut.

Kunjungan Yahya Staquf ini membuat blunder diplomasi politik internasional yg kuat dan sudah dibangun dalam membela kemerdekaan Palestina.

“Istana harus memberikan penjelasan, bagaimana posisi Presiden terhadap langkah Yahya Staquf,” katanya.

Abdul Kharis mengingatkan, hubungan diplomatik Indonesia dengan Palestina yg kuat selama ini sudah dilanjutkan dengan baik oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Hal ini kelihatan melalui langkah-langkah politik luar negeri melalui kebijakan Kementerian Luar Negeri yg yaitu mitra kerja Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI,” katanya.

Kharis menegaskan, pada rapat-rapat kerja antara Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI dan Menteri Luar Negeri, tidak jarang dibahas perihal hubungan diplomatik Indonesia dan Palestina yg kuat.

Kepercayaan besar Palestina kepada Indonesia, katanya, menjadi kunci Indonesia dipercaya oleh negara-negara muslim, sehingga Indonesia memegang posisi utama lobi di dunia internasional.

“Jangan sampai kepercayaan itu hilang karena nila setitik. Siapapun dan atas nama apapun, seharusnya bisa menempatkan diri di mana dan kapan harus mengambil tindakan yg tepat terkait Palestina,” katanya. [noe]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/anggota-komisi-i-sebut-kunjungan-wantimpres-ke-israel-blunder-diplomasi-internasional.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply