banner 468x60

Soal Iklan Di Koran, PSI Bantah Curi Start Kampanye

 politik
banner 468x60

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyambangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Thamrin, Jakarta Pusat. Bersama Jubir Bidang Hukum PSI Rian Ernest, Antoni meluruskan bahwa iklan di Koran Jawa Pos pada April 2018, bukanlah pelanggaran kampanye Pemilu.

“Pada intinya kalian tegaskan kembali bahwa kalian percaya materi iklan itu bukan materi kampanye. Materi kampanye itu apabila mengatakan visi misi dan program PSI,” kata Antoni di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

PSI, menurut Antoni, merujuk pasal 274 tentang materi UU Pemilu. Menurut dia, iklan tersebut berada di luar konteks kampanye. Sebab, cuma menampilkan fungsi dan tugas partai politik bagi melakukan sosialisasi, dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam konteks kepemimpinan ke depan.

“Bahwa ini ada nama calon presiden, dan calon menteri silakan dikritik dan segala dari situ tak ada sesuatu pun orang PSI. Kami klarifikasi itu,” ujar Antoni.

Terkait dugaan pelanggaran citra diri dituduhkan, Antoni berkilah bahwa logo partai dan nomer urut di iklan tersebut, semata keharusan yg wajib ditunjukkan.

“Bahwa ada logo PSI di pojok depan ya itu sesuatu hal yg harus kalian lakukan karena itu memamerkan poling ya, maka harus memperlihatkan kredibilitas lembaga,” kata Antoni.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Mochammad Afiffudin menjelaskan, terkait sanksi dikenakan untuk PSI bila terbukti bersalah dalam hal pelanggaran kampanye di luar jadwal, adalah dipidana dengan kurungan paling lama sesuatu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta. Hal itu mengacu pada pasal 492 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017.

“Namun Bawaslu masih selalu menggali informasi pihak terkait,” kata Afif, Selasa 15 Mei 2018.

Sampai ketika ini, pihaknya mengaku masih kesulitan mendatangkan Ketua Umum PSI Grace Natalie dan perwakilan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terkait pihak yg sudah dimintai informasi oleh Bawaslu, seperti Harian Jawa Pos, Sekjen dan Wakil Sekjen PSI, ahli hukum pidana, ahli bahasa, ahli komunikasi publik dan Dewan Pers.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com [gil]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/soal-iklan-di-koran-psi-bantah-curi-start-kampanye.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply