banner 468x60

Sekjen Partai Berkarya Sebut Ekonomi Di Era Jokowi Terpuruk

 politik
banner 468x60

Partai Berkarya optimis dapat lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2019. Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso menyebut partainya juga telah memasang target mampu menembus lima besar suara nasional pada Pemilu 2019.

“Partai Berkarya menargetkan jadi partai 5 besar, tak sekadar lolos dari lubang jarum parliamentary threshold,” ucapnya dalam diskusi Mengejar Ambang Batas Parlemen di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (12/5).

Untuk merebut posisi lima besar, Partai Berkarya bakal mendorong konsep Trilogi Pembangunan. Konsep ini mengarah pada stabilitas nasional yg dinamis, pertumbuhan ekonomi tinggi, dan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.

Di masa pemerintahan Orde Baru, konsep Trilogi Pembangunan menjadi landasan penentuan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial dalam melaksanakan pembangunan negara.

“Trilogi intinya adalah mempertahankan pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan pembangunan yg dirasakan masyarakat di bawah,” ujarnya.

Priyo menuturkan, ketika ini kesenjangan sosial semakin menjadi. Bahkan persoalan kemiskinan tak menemukan jalan keluar. Pembangunan yg didorong oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tak dapat menyelesaikan masalah yg ada.

“Jurang pembangunan ekonomi terpuruk, daya beli masyarakat turun drastis, negara tampil seolah tak ada apa-apa dan sibuk memoles bahwa ekonomi baik dengan tempatkan ini itu, bansos ini itu,” kata dia.

Priyo menambahkan, Partai Berkarya hadir buat menyejahterakan rakyat Indonesia. Partai besutan putra Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto, Hutomo Mandala Putra ini mulai mendorong program murah sandang, pangan, papan.

“Berkarya hadir buat memamerkan ‘masih enak zamanku toh’. Ketika zaman pak Harto, saat suasana murah sandang, pangan, papan,” katanya. [dan]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/sekjen-partai-berkarya-sebut-ekonomi-di-era-jokowi-terpuruk.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply