banner 468x60

Prabowo Maju Capres Dinilai Beri ‘tiket Gratis’ Jokowi Untuk 2 Periode

 politik
banner 468x60

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai partai politik pendukung Joko Widodo senang saat Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra menetapkan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Dengan keputusan tersebut maka tercipta kontestasi seperti pada Pilpres 2014.

“Jadi agenda setting pendukung Jokowi terlihat sekali, merupakan bagaimana caranya agar terulang kembali ‘head to head’ Jokowi dengan Prabowo. Saat ini yg dilawan Prabowo adalah Jokowi sebagai petahana, dahulu Jokowi bukan petahana saja Prabowo kalah,” kata Pangi dalam informasi tertulisnya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (15/4).

Dia menilai apabila Prabowo berhadapan dengan Jokowi, artinya sama saja Ketua Umum Partai Gerindra itu kembali memberikan ‘tiket gratis’ kepada Jokowi menjadi presiden beberapa periode.

Menurut dia, seharusnya, Prabowo belajar banyak dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yg lebih memilih menahan diri dan merelakan mengusung Jokowi sebagai Capres di Pilpres 2014.

“Karena itu mendaur ulang pertarungan lama antara Jokowi-Prabowo pada Pilpres 2019 menjadi tak menarik lagi buat ditonton. Padahal masyarakat ingin pertarungan aktor baru sehingga film menjadi menarik dan seru,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Pangi, kekuatan mesin partai pendukung Prabowo di Pilpres kalah banyak dan kalah kuat dari koalisi parpol pendukung Jokowi. Selain itu dia menilai, ketika ini Jokowi sedang menyiapkan dua ‘senjata’ pendongkrak elektabilitas yg membuat pemilih enggan bergeser dalam mendukung Jokowi.

“Keunggulan pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi yg menjadi kelebihannya. Ini mulai membuat Prabowo makin sulit lagi mengimbangi Jokowi,” katanya.

Sementara itu dia menilai koalisi Jokowi ketakutan apabila Gatot Nurmantyo maju dalam Pilpres 2019 dan Prabowo menjadi penentu kebijakan atau ‘king maker’. Hal itu menurut dia karena ketika ini adalah momentum emas buat Gatot dengan pertumbuhan elektabilitasnya yg masih selalu menanjak.

“Jika dibandingkan dengan Prabowo yg digadang-gadang mulai maju dalam Pilpres 2019, nama Gatot dapat dikatakan mampu menjadi sang penantang tangguh Jokowi,” katanya.

Pangi menilai Prabowo harus realistis dan harus menghitung ulang serta mengkalkulasi secara matematika politik agar tak salah hitung.

Dia menyampaikan ada konsekuensi logis yg perlu dipertimbangkan kembali sebelum maju sebagai capres seperti amunisi politik, Pilkada serentak Juni 2017 merupakan kepala daerah diusung Gerindra menjadi faktor determinan menentukan, sehingga Prabowo mampu memberikan kejutan bagi meruntuhkan skenario pendukung Jokowi. [eko]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/prabowo-maju-capres-dinilai-beri-tiket-gratis-jokowi-untuk-2-periode.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply