banner 468x60

Meski Sudah Terima Mandat Pencapresan, Peluang Prabowo Tak Maju Pilpres Masih Ada

 politik
banner 468x60

Partai Gerindra sudah memberi mandat pencapresan kepada sang ketua umum, Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus itu pun menerima mandat pencapresan dirinya itu.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan mengusung Prabowo sebagai capres adalah final untuk Gerindra. Partainya mulai konsisten mendukung Prabowo melawan Jokowi di Pilpres mendatang.

Namun pandangan berbeda tiba dari pengamat politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Dia menilai peluang Prabowo tidak maju capres dan mengusung orang yang lain masih ada. Setidaknya dia menilai ada beberapa faktor yg dapat membuat Prabowo tak jadi maju.

“Bisa saja ada arahan segera dari Prabowo mengusung orang lain, jadi dia tak mendaftar, itu mampu saja,” ujar Hendri kepada merdeka.com melalui sambungan telepon, Sabtu (14/4).

Faktor kedua, menurutnya, perolehan hasil Pilkada 2018. Menurutnya, salah sesuatu faktor yg menentukan apakah Prabowo mulai maju kembali atau tak adalah hasil Pilkada Serentak 2018.

Apalagi, katanya, seandainya dilihat sejumlah hasil survei, elektabilitas Prabowo masih berada jauh di bawah Jokowi.

“Kalau dari hasil Pilkada 2018, Gerindra tak menang atau tak memperoleh suara banyak itu dapat dipertimbangkan (Prabowo tidak maju). Soalnya kalau dilihat berdasarkan survei secara personil itu jauh sekali Prabowo (mengalahkan) Jokowi,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian mandat oleh Gerindra buat Prabowo sebagai bentuk penyemangat segala kader jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 mendatang. Hal ini dinilai wajar sebagai penentu langkah politik selanjutnya.

“Ya pemberian mandat itu sebagai booster saja untuk segala kader (Gerindra),” katanya.

Diketahui, Rabu (11/4) lalu, Gerindra mengadakan Rakornas di Hambalang, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Gerindra memberikan mandat sepenuhnya kepada Prabowo kembali menjadi calon presiden di 2019 nanti, bersaing dengan Jokowi. Prabowo pun menyatakan bersiap menjalankan mandat tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra, Andre Rosiade optimis elektabilitas mantan Danjen Kopassus itu berangsur meningkat sehubungan dengan pendeklarasian. Dia menganggap yaitu hal wajar seandainya ketika ini elektabilitas Prabowo jauh di bawah Jokowi.

“Wajar karena pak Prabowo belum bergerak. Tapi Faktanya kan elektabilitas pak Jokowi kan stagnan di 40 persen,” kata Andre. [dan]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/meski-sudah-terima-mandat-pencapresan-peluang-prabowo-tak-maju-pilpres-masih-ada.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply