banner 468x60

Pakar Politik Untag Surabaya Sebut Gus Ipul Sudah Punya Pondasi Pimpin Jatim

 politik
banner 468x60

Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dinilai lebih memasyarakat dibandingkan Calon Gubernur, Khofifah Indar Parawansa. Pasangan nomor urut sesuatu dinilai memiliki tipe serius dan kurang memasyarakat.

“Gus Ipul itu orangnya gampang bergaul, humoris, populis dan memiliki nilai-nilai kemasyarakatan lebih tinggi. Kalau Khofifah tipe orang yg serius,” kata Pakar Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Prof Dr Agus Sukristyanto, MS kepada Merdeka.com, Senin (9/4).

Agus menuturkan, kedua pasangan calon (Paslon) Gubernur ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun segmentasi yg terbangun terhadap kedua pasangan calon ini sama, yakni nahdliyin, baik santri maupun santriwati. Untuk memimpin Jawa Timur, Gus Ipul dan Khofifah bakal menerapkan sistem yg berbeda.

Sistem pendekatan yg dikerjakan mulai berbeda, Gus Ipul lebih fleksibel dengan mengacu kepada aturan-aturan yg ada. Sedangkan Khofifah bakal terkesan kaku dalam menyikapi masalah di Jawa Timur.

“Kalau melihat masyarakat di Jatim, buat yg pemimpin serius kebanyakan disukai cuma di perkotaan, tapi pimpinan yg humoris dan memasyarakat lebih disukai masyarakat Jatim yg berada di pelosok daerah,” ujarnya.

Kedua paslon ini harus memamerkan kepandaiannya dalam merayu hati masyarakat. Untuk itu, program-program yg ditunjukan harus realistis dengan melihat keadaan masyarakat dan kondisi anggaran keuangan pemerintah provinsi. Saat ini, dari kedua pasangan calon nomor urut sesuatu maupun nomor urut dua, program yg kelihatan di tengah masyarakat dari calon nomor urut dua.

Gus Ipul yg memiliki nomor urut beberapa telah membuktikan diri melakukan pembangunan di Jatim. Jika jadi Gubernur, Gus Ipul tinggal meneruskan kebijakan-kebijakan yg ada. Untuk Khofifah, dia mulai memulai dari awal, akan dari pembuatan pondasi pemerintahan hingga kebutuhan sumber daya manusia (SDM).

“Kalau Gus Ipul itu telah memiliki pondasi dalam pembangunan di Jatim, kalau Khofifah segala harus memulai dari awal,” terang Agus.

Jika merunut fakta kepemimpinan terdahulu, tipe seperti Gus Ipul yg dicari masyarakat. Hal ini mampu kelihatan dari model pemerintahan yg dikerjakan Presiden Abdurrahman Wachid atau Gus Dur. Salah sesuatu pimpinan Indonesia ini lebih mengedepankan kemasyarakatan dari pada serius. Karena sosok kemasyarakatan lebih mampu diterima dari pada model yg lain.

Dalam sistem kemasyarakatan, lanjut Agus, dipakai juga oleh Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia. Islam masuk ke Indonesia sejak zaman kerajaan, yg dipergunakan adalah sikap fleksibel terhadap budaya, bukan sikap serius dengan ketegasan aturan. Dengan sistem fleksibel maka tak ada perpecahan atau konflik yg mengatasnamakan agama, dengan melawan budaya.

“Lihat saja Islam garis moderat lebih diterima. Masyarakat lebih memilih yg tak serius tapi memilih pimpinan yg dapat buat bermasyarakat,” ujar dia. [hhw]

Sumber:

http://www.merdeka.com/politik/pakar-politik-untag-surabaya-sebut-gus-ipul-sudah-punya-pondasi-pimpin-jatim.html

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply